Latest posts
-
Catatan Fasilitator TRC dari Gladi Bencana UPN Veteran Jakarta

Ada satu hal yang selalu saya ingatkan setiap kali berdiri di depan kelas manajemen bencana: bencana tidak pernah datang dengan jadwal. Ia tidak menunggu kita siap. Karena itulah, “kesiapan” bukanlah dokumen yang dicetak rapi di lemari, melainkan refleks kolektif yang harus dilatih — berulang, melelahkan, dan kadang membuat frustrasi. Tiga hari bersama mahasiswa UPN Veteran
-
Kewenangan Klinis di Ambulans: Kompetensi, Delegasi, dan Perlindungan Hukum

Ada satu pertanyaan yang sering muncul ketika layanan ambulans dibahas secara serius: sejauh mana petugas boleh melakukan tindakan klinis di pra-rumah sakit? Pertanyaan ini menyentuh titik paling sensitif dalam sistem emergency care Indonesia: hubungan antara kebutuhan klinis pasien, kompetensi tenaga kesehatan, kewenangan profesi, instruksi medis, dokumentasi, dan perlindungan hukum. Di lapangan, pasien gawat darurat tidak
-
Belajar dari Jerman dan Belanda: Mengapa Sistem Pra Rumah Sakit Tidak Selalu Sama

-
EMS, Paramedik, dan Perawat: Salah Kaprah yang Perlu Diluruskan | AksaraKG

-
12 Lead ECG, 1 Kebenaran: Mengapa Penempatan Lead ECG Bukan Sekadar Rutinitas

Edukasi 12 Lead, 1 Kebenaran: Mengapa Penempatan Lead ECG Bukan Sekadar Rutinitas Ketika dua sentimeter perbedaan posisi elektroda bisa mengubah diagnosis — dan nasib pasien. Oleh Ns. Kharisma Adytama Putra, M.Kep., Sp.Kep.MB 4 April 2026 · 12 menit baca Bayangkan sebuah jantung manusia yang berputar perlahan di ruang tiga dimensi. Bukan organ sungguhan — melainkan
-
Mengapa Dokumentasi Keperawatan Pra Rumah Sakit Berbasis Aplikasi (Electronic Patient Care Reporting-ePCR) Indonesia Belum Mengakomodasi Keperawatan?

Setiap kali ambulans meluncur di jalanan Jakarta dengan sirene menyala, ada seorang perawat di dalamnya yang melakukan asesmen, mengambil keputusan klinis, memberikan intervensi, dan mendokumentasikan semuanya — atau lebih tepatnya, mencoba mendokumentasikan. Karena sistem yang tersedia tidak dirancang untuk itu. Saya menulis ini bukan dari perspektif akademisi yang mengamati dari luar. Saya menulisnya sebagai seseorang
-
Batas Kompetensi: Sejauh Mana Tangan Perawat Boleh Bertindak?

KESEHATAN Batas Kompetensi: Sejauh Mana Tangan Perawat Boleh Bertindak? Ns. Kharisma Adytama Putra, M.Kep., Sp.Kep.MB 4 April 2026 12 menit baca Malam itu, di pinggir jalan raya yang basah oleh hujan dan darah, seorang perawat prahospital di Brasil berlutut di samping tubuh korban kecelakaan lalu lintas. Dada pasien tidak mengembang dengan benar — satu sisi
