Layanan Profesional

Keahlian yang Bisa Kami Hadirkan untuk Anda

Dua spesialis keperawatan medikal bedah dengan pengalaman gabungan lebih dari 27 tahun siap menghadirkan perspektif praktisi, manajerial, dan akademis untuk kebutuhan Anda.

Layanan Kami

Setiap layanan dirancang dari pengalaman lapangan dan didukung rigor akademis.

Hubungi untuk tarif / sesi

Narasumber & Pembicara

Menghadirkan perspektif ganda praktisi lapangan dan manajer rumah sakit dalam forum akademis dan profesional.

Topik Tersedia
  • Evolusi & Manajemen Sistem Ambulans Modern
  • Keperawatan Pra Rumah Sakit: Kompetensi dan Tantangan
  • Kebijakan Kesehatan & Sistem Gawat Darurat
  • Keperawatan Medikal Bedah: Teori dan Praktik
  • Manajemen Keperawatan Intensif & Patient Safety
Format
Seminar Workshop Webinar Panel Diskusi Keynote
Hubungi untuk tarif / program

Pelatihan & Workshop

Program pelatihan berbasis bukti untuk tenaga kesehatan, dirancang dari pengalaman lapangan dan standar internasional.

Program
  • Review & Refresher BTCLS / ACLS
  • Manajemen Ambulans & Layanan Pra Rumah Sakit
  • Disaster Nursing & Mass Casualty Management
  • Clinical Decision Making di IGD & Prehospital
  • Preceptorship & Clinical Leadership

Tersedia in-house training, kolaborasi institusi, dan format hybrid (online + offline).

Custom / proyek

Konsultasi Sistem & Kebijakan

Pendampingan profesional untuk pengembangan, evaluasi, dan akreditasi sistem layanan kesehatan.

Layanan
  • Audit Sistem Pra Rumah Sakit & Ambulans
  • Pengembangan SOP Operasional
  • Kajian Kebutuhan SDM & Rasio Ambulans-Populasi
  • Policy Brief & Rekomendasi Kebijakan
  • Pendampingan Akreditasi & Patient Safety

Berpengalaman di PK3D DKI Jakarta (10+ juta penduduk) dan RS Universitas Indonesia.

Kolaboratif

Kolaborasi Akademik & Penulisan

Kerja sama riset, penulisan ilmiah, dan pengembangan kapasitas keperawatan.

Area
  • Riset Keperawatan Prehospital & Medikal Bedah
  • Penulisan Buku & Bab Buku Akademik
  • Review Artikel Ilmiah (Peer Review)
  • Pengembangan Kurikulum Keperawatan
  • Systematic Review & Meta-analysis

12+ publikasi di jurnal nasional dan internasional termasuk BMC Nursing.

Tertarik dengan salah satu layanan? Diskusikan kebutuhan Anda tanpa komitmen.

Chat via WhatsApp

Studi Kasus: Proyek Terbaru

Setiap proyek dimulai dari masalah nyata di lapangan dan diakhiri dengan solusi yang bisa diimplementasikan. Dua kasus di bawah menunjukkan dua batas kerja kami: yang pertama berhenti di spesifikasi untuk diserahkan ke developer, yang kedua kami bangun sendiri sampai jadi.

Studi Kasus #1 April 2026

Desain Sistem ePCR Keperawatan Pra Rumah Sakit

Blueprint Modifikasi Aplikasi SPGDT NUSANTARA — Integrasi Komponen Keperawatan

Masalah

Sistem SPGDT NUSANTARA sudah berjalan, namun tidak memiliki komponen dokumentasi keperawatan. Perawat ambulans tidak bisa mendokumentasikan asesmen, diagnosa (SDKI), luaran (SLKI), dan intervensi (SIKI) secara terstandar — padahal ini diwajibkan oleh UU 17/2023 tentang Kesehatan dan PP 28/2024.

Pendekatan

Analisis gap berdasarkan 10+ tahun pengalaman langsung di sistem ambulans DKI Jakarta, kajian 7 regulasi nasional, dan benchmark 4 sistem internasional (NEMSIS v3.5, Belanda, Swedia, IMIST-AMBO). Merancang arsitektur ePCR 4-tahap dengan keperawatan sebagai komponen integral, bukan tambahan.

4
Tahap ePCR
5
Tipe Layanan
40
Diagnosa SDKI
106
Kode Terintegrasi
7
Regulasi Dipetakan
4
Benchmark Negara
Deliverables
File A — Mockup ePCR
Template 4 tahap + showcase 5 kasus lengkap (Emergensi, HD, Poli, IFT Kritis, Standby)
File B — Dokumen Pendukung
Pemetaan hukum, protokol medis, crosswalk SDKI/SLKI/SIKI, benchmark internasional, glossary
File C — Database Diagnosa
40 diagnosa keperawatan pra-RS, 28 kode SLKI, 38 kode SIKI, matriks integrasi
Dokumen Teknis
SRS, field-by-field guide, auto-narrative template — siap diserahkan ke developer
Preview dashboard ePCR SPGDT NUSANTARA v2.2.0-A dengan navigasi 5 tipe layanan dan integrasi diagnosa keperawatan SDKI
Preview dashboard ePCR SPGDT NUSANTARA v2.2.0-A — menampilkan data pasien emergensi trauma KLL dengan integrasi diagnosa keperawatan SDKI.
Dampak

Blueprint ini menjadi fondasi modifikasi aplikasi SPGDT NUSANTARA dengan penambahan komponen keperawatan yang sebelumnya tidak ada. Seluruh deliverables berfungsi sebagai spesifikasi teknis (SRS) yang siap diserahkan ke tim developer. Proyek ini membuktikan bahwa standar keperawatan Indonesia (SDKI/SLKI/SIKI) dapat diterjemahkan ke dalam format digital yang praktis untuk digunakan di dalam ambulans.

Studi Kasus #2 Agustus 2026

Simulator Tele-Triage Insiden Korban Massal

SIAGA NUSANTARA — Perangkat Latih Protokol START & JumpSTART, Dirancang dan Dibangun Sendiri

Masalah

Latihan triase korban massal di Indonesia bertumpu pada gladi meja atau simulasi lapangan berbiaya tinggi. Keduanya sulit diulang, sehingga praktis hanya digelar setahun sekali. Padahal keterampilan ini meluruh bila tidak dilatih berkala — dan yang meluruh paling diam-diam adalah kemampuan mengenali korban prioritas satu. Belum tersedia perangkat latih mandiri berbahasa Indonesia yang memisahkan ambang dewasa dan anak secara benar, yang bisa dipakai kapan saja tanpa instruktur, tanpa biaya penyelenggaraan, dan tanpa jaringan.

Pendekatan

Menerjemahkan algoritma START untuk dewasa dan JumpSTART untuk anak 1–8 tahun ke dalam mesin keputusan yang ditelusuri langkah demi langkah, bukan kuis pilihan ganda. Peserta berperan sebagai perawat pertama di lokasi: menilai, menandai, dan mengirim setiap korban ke pusat kendali, sementara kapasitas rumah sakit penerima ikut berubah setiap tag dikirim. Setiap parameter harus benar-benar diperiksa sebelum tag boleh dipilih — menandai tanpa menilai tidak dimungkinkan oleh sistem.

START & JumpSTART Mode latihan & simulasi Konsultasi tele-triage terbatas Mode presentasi Berjalan penuh luring Windows · USB · PWA
Peta taktis SIAGA NUSANTARA menampilkan sepuluh korban kecelakaan bus di Tanjakan Cadaspangkal, dengan panel pusat kendali berisi penghitung tag per kategori dan kapasitas tiga rumah sakit penerima beserta waktu tempuhnya
Peta taktis skenario kecelakaan bus — sepuluh korban, penghitung tag per kategori, dan kapasitas rumah sakit penerima yang dialokasikan ulang setiap tag dikirim.
4
Skenario Kejadian
34
Korban Terkurasi
2
Protokol Triase
7
Metrik Evaluasi
5
Angka Acuan Pembanding
0
Koneksi Internet
Deliverables
Aplikasi Simulator
Empat skenario — gempa, erupsi, kecelakaan bus, banjir bandang — dengan 34 korban yang dikurasi satu per satu
Mesin Logika Klinis
Pemisahan ambang dewasa dan anak, nadi radialis sebagai penanda perfusi, penilaian AVPU untuk anak
Mesin Evaluasi
Tujuh metrik per sesi, dibandingkan terhadap angka acuan terbitan, plus telaah naratif per korban
Paket Distribusi
Pemasang Windows, folder USB, dan PWA — seluruhnya berjalan tanpa jaringan sama sekali
Laporan misi SIAGA NUSANTARA menampilkan peringkat S, ketepatan triase 100 persen, under-triase dan over-triase 0 persen, serta waktu 16 detik per korban, masing-masing disandingkan dengan angka acuan terbitan
Laporan misi menyandingkan hasil peserta dengan angka acuan terbitan — dan menandai secara terbuka angka mana yang masih berupa asumsi karena sumbernya belum ditemukan.
Dampak

Perangkat ini memindahkan latihan triase dari agenda tahunan menjadi latihan yang bisa diulang kapan saja, di mana saja, tanpa jaringan. Dipakai pertama kali sebagai peraga simposium Integrasi Tele-Triage dan Sistem Digitalisasi Kegawatdaruratan. Yang membedakannya dari perangkat sejenis bukan tampilannya, melainkan sikapnya terhadap angka: setiap pembanding disertai sumbernya, dan angka yang belum ditemukan sumber terbitannya ditandai sebagai asumsi di layar — bukan disajikan seolah-olah terbukti. Bagi kami itu syarat minimum sebuah alat ajar klinis.

Dua Spesialis, Satu Visi

Kombinasi keahlian lapangan dan manajerial untuk solusi menyeluruh.

27+
Tahun pengalaman gabungan
2 Sp.Kep.MB
Spesialis dari Universitas Indonesia
12+
Publikasi nasional & internasional
1 S3
Mahasiswa doktoral FIK UI

Afiliasi Institusi & Organisasi Profesi

PK3D DKI Jakarta
RS Universitas Indonesia
FIK Universitas Indonesia
Dinas Kesehatan DKI Jakarta
HIPGABI
PPNI DKI Jakarta
Hipercci DKI Jakarta
RS Mitra Keluarga
Universitas Andalas

Bagaimana Kami Bekerja

1
Diskusi Awal

Hubungi kami via WhatsApp atau email. Jelaskan kebutuhan Anda secara singkat — gratis, tanpa komitmen.

2
Proposal

Kami menyusun rencana, lingkup, dan estimasi biaya sesuai kebutuhan spesifik Anda.

3
Eksekusi

Pelaksanaan layanan dengan standar kualitas tinggi dan komunikasi yang transparan.

4
Evaluasi

Review bersama untuk memastikan hasil sesuai harapan dan tindak lanjut berkelanjutan.

Yang Sering Ditanyakan

Apakah bisa mengundang satu pembicara saja, atau harus keduanya?

Bisa keduanya. Anda bisa mengundang Kharisma saja, Juliana saja, atau keduanya sebagai duo presenter — tergantung topik dan kebutuhan acara Anda. Kami akan merekomendasikan format terbaik saat diskusi awal.

Apakah layanan tersedia untuk luar Jakarta?

Ya. Kami melayani seluruh Indonesia. Untuk acara tatap muka di luar Jakarta, biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh penyelenggara. Format online/hybrid juga tersedia tanpa biaya tambahan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan pelatihan?

Untuk pelatihan standar (BTCLS review, workshop 1 hari), minimal 2 minggu. Untuk program custom atau in-house training yang lebih kompleks, kami rekomendasikan lead time 4–6 minggu untuk persiapan optimal.

Bagaimana cara memulai kolaborasi riset atau penulisan?

Hubungi kami via WhatsApp atau email dengan deskripsi singkat topik dan timeline. Kami akan mengevaluasi kesesuaian dengan expertise kami dan membahas terms kolaborasi dalam meeting awal — tanpa biaya.

Apakah AksaraKG juga membangun aplikasinya?

Tergantung skalanya. Untuk perangkat edukasi dan simulasi pelatihan, kami merancang sekaligus membangunnya sendiri. Untuk sistem produksi berskala institusi — SIMRS, SPGDT, rekam medis elektronik — kami berhenti di perancangan: analisis kebutuhan, arsitektur sistem, dan dokumen teknis. Pengembangannya dikerjakan developer atau software house yang sesuai. Dengan pembagian ini, klien mendapatkan spesifikasi yang lahir dari pemahaman klinis, dan developer mendapatkan brief yang jelas dan lengkap. Contoh dari sisi pertama dapat dilihat pada Studi Kasus #2: simulator SIAGA NUSANTARA kami garap sendiri dari logika klinis sampai berkas yang siap dijalankan.

Berapa lama proses desain sistem kesehatan digital?

Tergantung kompleksitas. Untuk modul tunggal (misalnya modul keperawatan di SIMRS), estimasi 2–4 minggu. Untuk sistem baru dari nol (misalnya ePCR lengkap 4 tahap dengan 5 tipe layanan), estimasi 4–8 minggu termasuk review dan revisi bersama stakeholder.

Bagaimana skema lisensi perangkat simulasi seperti SIAGA NUSANTARA?

SIAGA NUSANTARA adalah produk berlisensi berbayar, dan setiap pemasangan memerlukan lisensi tertulis yang berlaku. Lingkupnya disepakati per institusi — mencakup jumlah pengguna, perangkat, lokasi, dan jangka waktu. Tersedia juga skema penyesuaian bila Anda ingin memakai skenario milik sendiri, data kapasitas fasilitas rujukan Anda, atau penyelarasan dengan protokol internal. Hubungi kami untuk demo dan penawaran.

Mari Berdiskusi

Setiap kebutuhan berbeda. Hubungi kami untuk mendiskusikan bagaimana kami dapat membantu Anda — konsultasi awal gratis.

Atau kunjungi halaman Kontak untuk formulir dan informasi lengkap.